Minggu, 01 Juni 2008

DOWNLOAD sofware senayayan Stabel4 disini...

klik disini
http://www.senayan.diknas.go.id/web/?q=node/1

MODUL PENGGUNAAN SOFTWARE OPEN SOURCE PERPUSTAKAAN PSENAYAN

MODUL PENGGUNAAN SENAYAN
Cara mengaktifkan software senayan
1. Pastikan software senayan sudah terinstal/terekstrak dengan benar(Copy file
senayan.zip ke root directory (Misalnya c:\ atau d:\). Jangan letakkan didalam folder).
2. Masuk kedalam folder psnayan dan aktifkan (double-click) file apache_start dan
msql_start. Akan muncul window dengan keterangan konfirmasi bahwa servis apache
dan mysql telah aktif.
3. Kemudian aktifkan browser (direkomendasikan menggunakan Firefox dan IE6).
Akses ke http://localhost. Otomatis anda akan di bawa ke halaman katalog software
senayan.
4. Disarankan komputer untuk menggunakan UPS agar jika listrik mati tiba-tiba, maka
anda masih mempunyai waktu untuk mematikan komputer. Ini dikarenakan karena
untuk meminimalisasi database erorr pada saat komputer mati mendadak.
Cara me-non-aktifkan atau mematikan software senayan
1. Pastikan semua data sudah disimpan terlebih dahulu.
2. matikan atau tutup browser (Firefox dan IE6).
3. Masuk kedalam folder psnayan dan double-click file apache_stop dan msql_stop.
Akan muncul window dengan keterangan konfirmasi bahwa servis apache dan mysql
telah non-aktif.
apache dan mysql JANGAN DIMATIKAN SECARA PAKSA MELALUI MENU
CLOSE(x) PADA POJOK KANAN ATAS. Ini dikarenakan akan menggangu sistem
database pada saat penggunaan berikutnya.
Cara penggunaan software senayan
Tampilan OPAC(user)
Home
Adalah link untuk menampilkan atau kembali ke halaman awal OPAC.
Library Information
Adalah link untuk menampilkan informsi tentang perpustakaan, seperti alamat
perpustakaan dll.
Help On Search
Adalah link untuk menampilkan informasi tentang cara pencarian koleksi dengan
software senayan.
Librarian Login
Merupakan menu untuk memasuki Administrator(khusus pustakawan)
User name : admin
Password : admin
Simple Search dan Advance Search
Merupakan menu untuk pencarian koleksi secara mudah atau terperinci(judul,subjek, dan
pengarang).
Layar Putih
Merupakan suatu layar yang akan menampilkan koleksi perpustakaan yang terbaru dan
menampilkan informasi dari menu Library Information dan Help on Search. Dan
menampilkan informasi koleksi hasil pencarian.
Tampilan Administrator
Home
Adalah link untuk menampilkan atau kembali ke halaman awal Administrator.
Disini terdapat beberapa menu, antara lain :
• Change User Profile
Menu untuk merubah Username dan Password standard(tergantung pustakawannya).
• Add New Bibliography
Menu untuk menambah koleksi bibliografi/buku baru di perpustakaan.
• Start Transaction
Menu untuk memulai transaksi/peminjaman dengan mengetik-kan id anggota.
• Return Item
Menu untuk memulai transaksi/pengembalian dengan mengetik-kan id item.
• Add New Member
Menu untuk menambah anggota baru di perpustakaan.
OPAC
Merupakan link untuk memasuki menu atau tampilan OPAC.(melalui jendela windows
baru).
Bibliography
Merupakan link untuk menambah, mengedit koleksi dll.
Disini terdapat beberapa menu, antara lain :
�� Bibliographic :
• Bibliographic List
Menu yang menampilkan daftar bibliografi/buku, menambah koleksi bibliografi/buku
baru atau mengedit data koleksi bibliografi/buku lama, dan juga menghapus koleksi
di perpustakaan. Menu ini akan menampilkan secara otomatis item yang ada.
Untuk pencarian koleksi, urutannya sebaga berikut :
Ketik judul yang akan dicari -> klik search -> data akan ditampilkan.
Untuk penghapusan koleksi , urutannya sebagai berikut :
Pilih judul koleksi yang akan dihapus dengan cara meng-klik tombol kotak -> klik
delete selected data -> akan muncul kotak konfirmasi (klik ok) -> koleksi terhapus.
Untuk mengubah data koleksi , urutannya sebagai berikut :
Klik icon edit -> akan tampil kotak edit item -> klik icon edit di pojok kanan -> edit
data yang akan diubah -> simpan perubahan data item (klik save change) ->akan
muncul kotak konfirmasi (klik ok) ->data koleksi sudah diperbarui.
• Add New Bibliography
Menu untuk menambah koleksi bibliografi/buku baru atau mengedit data buku lama
diperpustakaan.
Urutan untuk menambah koleksi :
a. Klik Add New Bibliography
b. akan muncul tampilan isian data koleksi
c. isi data sesuai koleksi
Title = judul koleksi
Edition = edisi koleksi
Author = pengarang
Klik add author -> akan muncul kotak konfirmasi(authority list) -> ketik
nama pengarang di author name -> klik insert to bibliography (lalu klik
ok) ->tutup kotak konfirmasi.
GMD = jenis koleks (pilih salah satu jenis koleksi yang dimasukkan)
ISBN/ISSN = ketik nomor ISBN/ISSN jika ada.
Class = ketik klasifikasi koleksi/buku.(813,814,dll).
Publisher = ketik penerbit buku tersebut.
Publish year = ketik tahun terbit koleksi tersebut
Publish place = ketik asal penerbit buku tersebut
Collation = ketik diskripsi fisik buku tersebut.
Series title = seri judul
Call number = ketik call number buku tersebut (813Barn)
Topics = topic buku
Klik add topic -> akan muncul kotak konfirmasi(topics list) -> ketik topic
dari buku tersebut di keyword -> klik insert to bibliography (lalu klik ok) -
>tutup kotak konfirmasi. (ex : computer, social, dll).
Language = pilih bahasa yang yang digunakan di buku tersebut.
Notes = catatan buku tersebut
Images = browse gambar tampilan depan buku tersebut. (file Jpeg)
File Attachment = browse file tambahan. (file pdf, word, dll)
d. klik save
e. klik icon edit dipojok kanan
f. klik add new item pada ”items data”
akan muncul kotak isian untuk item buku tersebut ->isi item code(harus
diisi) dan data-data lainnya) ->klik save
g. klik save change
h. koleksi sudah tersimpan
�� Items :
• Item List
Menu yang menampilkan daftar item bibliografi/buku, menambah item koleksi
bibliografi/buku baru atau mengedit item data koleksi bibliografi/buku lama, dan juga
menghapus item koleksi di perpustakaan. Menu ini akan menampilkan secara
otomatis item yang ada.
Untuk pencarian item, urutannya sebaga berikut :
Ketik id item yang akan dicari -> klik search -> data akan ditampilkan.
Untuk penghapusan item , urutannya sebagai berikut :
Pilih item koleksi yang akan dihapus dengan cara meng-klik tombol kotak -> klik
delete selected data -> akan muncul kotak konfirmasi (klik ok) -> item terhapus.
Untuk mengubah item , urutannya sebagai berikut :
Klik icon edit -> akan tampil kotak edit item -> klik icon edit di pojok kanan -> edit
data yang akan diubah -> simpan perubahan data item (klik save change) ->akan
muncul kotak konfirmasi (klik ok) ->item sudah diperbarui.
• Checkout Items
Menu untuk menampilkan item koleksi yang sedang keluar (dipinjam).menu ini akan
menampilkan secara otomatis item yang sedang keluar.
Urutannya untuk mencari item yang sedang keluar :
Ketik id item yang akan dicari -> klik search -> data akan ditampilkan.
�� Tools :
• Labels Printing
Merupakan menu untuk mencetak label koleksi perpustakaan.
Urutannya :
Pilih koleksi yang akan dicetak labelnya denga cara meng-klik tombol kotak -> klik
add to print queue -> akan muncul kotak konfirmasi(klik ok) -> klik selected data -
>akan muncul kotak konfirmasi download (pilih open adobe acrobat-klik ok) -> label
koleksi yang dipilih akan ditampilkan melalui adobe acrobat ->print -> jadilah label
yang diinginkan.
• Item Barcodes Printing
Merupakan menu untuk mencetak label koleksi perpustakaan.
Urutannya :
Pilih item koleksi yang akan dicetak barkodenya dengan cara meng-klik tombol kotak
-> klik add to print queue -> akan muncul kotak konfirmasi(klik ok) -> klik selected
data ->akan muncul kotak konfirmasi download (pilih open adobe acrobat-klik ok) ->
label koleksi yang dipilih akan ditampilkan melalui adobe acrobat ->print -> jadilah
barkode yang diinginkan.
• Import Data
Merupakan menu untuk mengambil data bibliografi/buku dari file lain(Excell) dan
dimasukkan menjadi data pada bibliografi/buku disoftware senayan.
• Export Data
Merupakan menu untuk mengirim data bibliografi/buku dari software senayan ke file
lain(Excell,dll.).
Circulation
Merupakan link untuk melakukan transaksi (peminjaman/pengembalian) suatu koleksi.
Disini terdapat beberapa menu, antara lain :
• Start Transaction
Menu untuk memulai transaksi/peminjaman dengan mengetik-kan id anggota.
Urutan untuk peminjaman :
Ketik ID Member -> Klik start transaction -> klik loans -> ketik item code -> klik
loan -> klik finish transaction
• Quick Return
Menu untuk pengembalian koleksi secara cepat.
Caranya : klik quick return -> ketik id item koleksi -> klik return ->selesai.
• Loan Rules
Menu untuk membuat aturan peminjaman.
Cara membuatnya : klik add new loan rules -> isi daftar isian -> klik save.
• Transaction History
Menu untuk mengetahui sejarah transaksi(peminjaman, pengembalian).
• Overdues
Membership
Merupakan link untuk menambah, mengedit data anggota perpustakaan dll.
Disini terdapat beberapa menu, antara lain :
�� Membership :
• View Member List
Menu untuk menampilkan daftar anggota. Menu ini akan menampilkan secara
otomatis item yang ada.
Untuk pencarian anggotai, urutannya sebaga berikut :
Ketik nama yang akan dicari -> klik search -> data akan ditampilkan.
Untuk penghapusan koleksi , urutannya sebagai berikut :
Pilih nama yang akan dihapus dengan cara meng-klik tombol kotak -> klik delete
selected data -> akan muncul kotak konfirmasi (klik ok) -> nama terhapus.
Untuk mengubah data koleksi , urutannya sebagai berikut :
Klik icon edit -> akan tampil kotak edit item -> klik icon edit di pojok kanan -> edit
data yang akan diubah -> simpan perubahan data item (klik save change) ->akan
muncul kotak konfirmasi (klik ok) ->data anggota sudah diperbarui.
• Add New Member
Menu untuk menambah anggota perpustakaan baru atau mengedit data anggota lama
diperpustakaan.
Urutan untuk menambah koleksi :
a. Klik Add New Bibliography
b. akan muncul tampilan isian data koleksi
c. isi data sesuai koleksi
Member ID = isi id anggota
Member name = isi nama anggota
Institution = isi nama institusi anggota
Member type = pilih type member (murid/guru/mahasiswa/dosen/ekstern/dll)
Gender = pilih jenis gender
E-Mail = ketik nama email anggota
Address = ketik almat rumah anggota
Postal Code = kode pos
Phone number = no telepon
Fax number = no fax
Personal id member =isi id personal anggota (NIM/NIP/dll.)
Notes = catatan
Images = brows foto anggota
d. klik save
• Member Type
Menu untuk menambah tipe anggota perpustakaan baru atau mengedit data tipe
anggota lama diperpustakaan( murid,mahasiswa, guru, dosen, ekstern, dll.)
Cara menambah member anggota :
a. klik add new member type
b. akan muncul daftar isian
c. isi data sesuai
Member type name = nama type anggota (murid, guru, dll)
Loan limit = batas jumlah koleksi yang bisa dipinjam
Loan periode = batas waktu peminjaman koleksi
Reservation = pilih ”enable”
Reserve limit = ketik ”1”
Membership periode = batas waktu keanggotaan
Reborrow limit = ketik “1”
Fineeach day = ketik “1000”
Pending membership = pilih “no”
d. klik save
�� Tools :
• Import Data
Merupakan menu untuk mengambil data anggota dari file lain(Excell) dan
dimasukkan menjadi data pada anggota disoftware senayan.
• Export Data
Merupakan menu untuk mengirim data anggota dari software senayan ke file
lain(Excell, dll.).
Master File
Merupakan link untuk menambah, mengedit data sepert GMD, lokasi, pengarang dll pada
data bibliografi.
Disini terdapat beberapa menu, antara lain :
�� Authority Files :
• GMD
Menu untuk melihat, meng-edit, dan menambah jenis koleksi.(print boo, cd, mikrofil,
dll).
Untuk menambah GMD, caranya adalah : klik add new GMD -> isi GMD code,
GMD name, GMD icon(bowse) -> klik save ->selesai
• Location
Menu koleksi akan disimpan.
• Publisher
Menu untuk melihat, meng-edit, dan menambah penerbit. Nama penerbit akan
otomatis bertambah saat kita mengisi isian bibliografi.
Caranya : klik add new publisher -> isi publisher name, publisher place -> klik save -
> selesai.
• Supplier
• Author
Menu untuk melihat, meng-edit, dan menambah pengarang. Nama pengarang akan
otomatis bertambah saat kita mengisi isian bibliografi.
Caranya : klik add new author -> isi author name -> pilih author type -> klik save ->
selesai.
• Topic
Menu untuk melihat, meng-edit, dan menambah topik. Nama topik akan otomatis
bertambah saat kita mengisi isian bibliografi.
Caranya : klik add new topic -> isi topic name -> klik save -> selesai.
�� Lookup Files :
• Places
Menu untuk melihat, meng-edit, dan menambah tempat terbit. Nama tempat akan
otomatis bertambah saat kita mengisi isian bibliografi.
Caranya : klik add new places -> isi places name -> klik save -> selesai.
• Item Status
• Collection Type
Menu untuk melihat, meng-edit, dan menambah tempat terbit.
Caranya : klik add new collection type -> isi collection type name -> klik save ->
selesai.
• Language
Menu untuk melihat, meng-edit, dan menambah pilihan bahasa.
Caranya : klik add new language -> isi code language -> isi language name -> klik
save -> selesai.
Stock Take
Merupakan link menu untuk melakukan stok opname pada koleksi perpustakaan.
Disini terdapat beberapa menu, antara lain :
• Stock Take History
Menu untuk mengetahui sejarah stok opname.
• Current Stock Take
• Stock Take Report
• Init Stock Take
Menu untuk melakukan stok opname koleksi.
Urutannya :
a. Klik init stock take
b. isi daftar isian
stock take name = isi nama stok opname
GMD = pilih koleksi yang akan di stok opname (printed book/cd/mikrofilm/dll).
Collection type = pilih koleksi yang akan di stok opname (semua/referensi/text
book/dll).
Location = lokasi
Classification = pilih klasifikasi koleksi ”antara” yang akan di stok opname (ex :
000-300)
c. klik initialize stock take
d. stok opname telah dilakukan.
System
Merupakan link menu untuk merubah, mengatur software ini, seperti merubah nama
perpustakaan, mengatur hari libur perpustakaan dll.
Disini terdapat beberapa menu, antara lain :
• System Configuration
Merupakan menu untuk mengatur tampilan konfigurasi software senayan.(ex ; nama
perpustakaan, merubah tampilan, aturan-aturan dll.)
• Modules
• Users
Menu untuk merubah dan menambah Username dan Password standard(tergantung
pustakawannya).
• User Groups
• Holiday Setting
Menu untuk mengatur hari libur perpustakaan. Hal ini berkaitan dengn pengemblian
di hari libur.Sehingga hari libur tidak dihitung sebagai waktu peminjaman. Dengan
meng-klik hari libur perpustakaan lalu klik save.ex : perpustakaan libur hari sabtu dan
minggu maka klik Saturday dan Sunday lalu klik save.
Menu add spesial holiday berfungsi untuk menambahkan jadwal hari libur
khusus(idul fitri, natal dll).Caranya klik add special holiday -> pilih tanggal hari libur
-> beri nama hari libur(waisak/idul fitri/natal/dll) ->klik save.
• Generate Barcodes
• System Logs
Menu yang menampilkan laporan apa saja tentang penggunaan software senayan.
• Backup Database
Reporting
Merupakan link menu untuk membuat laporan perpustakaan, peminjaman dan
pengembalian.
Disini terdapat beberapa menu, antara lain :
• Statistic
Merupkan menu untuk melihat statistic koleksi perpustakaan dan mencetak
statistiknya.
Cara mencetak statistik :
Klik statistik -> klik download statistik -> akan muncul kotak konfirmasi (pilih open
with adobe acrobat – klik ok) -> statistik akan ditampilkan di adobe acrobat -> print
• Loan Report
Merupkan menu untuk melihat laporan peminjaman koleksi perpustakaan dan
mencetak laporannyanya.
Cara mencetak laporan peminjaman :
Klik loan report -> klik download report -> akan muncul kotak konfirmasi (pilih open
with adobe acrobat – klik ok) -> laporan akan ditampilkan di adobe acrobat -> print
• Member Report
Merupkan menu untuk melihat laporan anggota perpustakaan dan mencetak
laporannya.
Cara mencetak laporan anggota :
Klik member report -> klik download report -> akan muncul kotak konfirmasi (pilih open
with adobe acrobat – klik ok) -> laporan akan ditampilkan di adobe acrobat -> print
LOGOUT
Merupakan link untuk keluar dari tampilan Administrator.
Bila ada kesulitan silahkan menghubungi Hendro Wicaksono
(hendro.wicaksono@diknas.go.id) atau Arie Nugraha (arie@senayan.diknas.go.id) atau
berkunjung ke http://senayan.diknas.go.id.Atau Bayu Setya Pambudi
(bayoe_success@yahoo.com).
***SELAMAT MENGGUNAKAN***
Bayu Setya Pambudi
bayoe_success@yahoo.com
bayoeqaque@gmail.com
Mei 2008

Instal senayan di LINUX

Pastikan Apache Web server, PHP scripting language, dan MySQL Database server sudah terinstall dan berjalan dengan baik. Akan lebih mudah lagi kalau PhpMyAdmin juga terinstal karena akan memudahkan dalam mensetup database via web-based interface. Di Windows jika kesulitan meng-install satu persatu, bisa menggunakan paket seperti xampp (http://www.apachefriends.org/en/xampp.html).
Di platform Unix/Linux, anda bisa menginstall dari source code satu persatu. Lebih ribet tapi menawarkan fleksibilitas. Atau instalasi dari binary bawaan distro masing-masing.
Senayan di develop di platform GNU/Linux (Zenwalk dan Ubuntu) dan sudah dicoba di beberapa server berbasis Centos Linux, FreeBSD, dan Windows. Pada dasarnya tidak ada masalah dengan Operating System yang anda gunakan. Yang penting PHP dan MySQL sudah berjalan dengan baik pada Operating System tersebut.


Sekarang letakkan source senayan pada web document root web server yang anda gunakan. Contoh: saya menggunakan Ubuntu Linux dan menginstall Apache Webserver dari source code. Web document root nya terletak di /usr/local/apache/htdocs. Jika anda menggunakan xampplite, webdoc root biasanya terletak pada \xampplite\htdocs. Masih di Windows, jika anda meng-install Apache satu persatu (bukan melalui paket AMP), webdocroot biasanya terdapat di \program files\apache group\apache2\htdocs.


Ekstrak file senayan3-*.tar.gz di direktori yang sama. Pada Windows anda bisa menggunakan Winzip. Pada Linux anda bisa menggunakan tools bawaan Linux. Misalnya (pada Ubuntu yang saya gunakan) dengan menjalankan perintah:
sudo gunzip -d -c senayan3-rc7.tar.gz | sudo tar xvf -
akan terbentuk folder/direktori senayan3-*, pada contoh kali ini, terbentuk folder senayan3-rc7


Sekarang buat database “senayan” pada MySQL. Anda bisa menggunakan command-line tools atau PhpMyAdmin.
Jika menggunakan command-line, login ke interface mysql (dengan user yang mempunyai hak untuk membuat database) dahulu:
shell> mysql -u root -p
Kemudian ketikkan password mysql anda. Setelah berhasil login, ketikkan:
mysql> CREATE DATABASE senayan;
Untuk melihat apakah database senayan telah berhasil dibuat, ketik:
mysql> SHOW DATABASES;
Keluar dari interface mysql dengan mengetikkan:
mysql> QUIT
Bila menggunakan phpMyAdmin, setelah login, ketikkan nama database yang akan dibuat pada kolom Create new database. Kemudian klik Create.


Kemudian ada konfirmasi bahwa database berhasil dibuat.




berikutnya adalah meng-import sqldump senayan.sql kedalam database senayan. Ketikkan:
shell> mysql -u root -p senayan < /path/ke/file/sql/senayan.sql
Dalam contoh handbook ini, file senayan.sql terletak di /usr/local/apache/htdocs/senayan3-rc7/senayan.sql, jadi ketikkan:
shell> mysql -u root -p senayan < /usr/local/apache/htdocs/senayan3-rc7/senayan.sql


Pada phpMyAdmin, pada tab Import, klik Browse pada bagian File to Import, pilih file senayan.sql, kemudian klik Go.


Muncul konfirmasi bahwa proses import telah berhasil!
Langkah yang satu ini opsional tapi sangat dianjurkan dengan alasan keamanan, yaitu membuat user mysql khusus untuk mengakses database senayan. Cara paling mudah dengan melalui console mysql:
shell> mysql -u root -p
mysql> GRANT ALL PRIVILEGES ON senayan.* TO 'senayanuser'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password_senayanuser';
mysql> FLUSH PRIVILEGES;
mysql> quit

Sekarang edit file sysconfig.inc.php dengan editor favorit anda (misal: notepad), kemudian ubah Database connection config. Jika nama database anda berbeda, ubah nilai dari DB_NAME. Begitu juga dengan DB_USERNAME dan DB_PASSWORD. Simpan perubahannya, kemudian tutup editor anda.
define('DB_HOST', 'localhost'); <-- Your database host or IP number
define('DB_PORT', '3306'); <-- Your database server port
define('DB_NAME', 'senayan'); <-- Your database name
define('DB_USERNAME', 'senayanuser'); <-- Your database connection user
define('DB_PASSWORD', 'password_senayanuser'); <-- Your database connection password

Pastikan web server mempunyai akses tulis (write) ke folder images dan lib/dompdf/lib.
Sekarang coba akses ke http://localhost/senayan3-rc7. Selamat mencoba

Pelestarian Koleksi Perpustakaan Hersri

Oleh : Bayu setya pambudi
Siapa yang menyangka bangunan di salah satu pojok desa brosot, kulonprogo merupakan sebuah perpustakaan. Walaupun jenisnya perpustakaan pribadi(perpustakaan yang dibiayai dan dikelola secara individu atau pemilik perpustakaan), namun koleksi-koleksi yang dimilikinya adalah buku-buku dan arsip-arsip penting yang merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia yang tak ternilai harganya. Tak kurang dari ratusan bahkan ribuan koleksi terdapat didalamnya yang terdiri dari buku-buku, manuiskrip, artikel-artikel, kaset rekaman wawancara dan lain sebagainya.
Masalahnya bangunan tersebut tidak relevan untuk sebuah perpustakaan, walaupun di disain se-artistik dan senyaman mungkin, tetapi sangat bertentangan dengan tujuan suatu perpustakaan(memlihara dan melestarikan informasi yang terkandung didalam koleksinya). Bangunan tersebut memiliki beberapa kelemahan untuk sebuah perpustakaan(walaupun hanya perpustakaan pribadi) antara lain : kelembaban udara yang bisa merusak koleksinya,kelembaban itu ada karena banyaknya celah untuk masuk air hujan; tidak adanya perawatan dan pengelolaan perpustakaan yan baik karena ditinggal pemiliknya.
Oleh karena itu Pustaka kampung kota(YPR) bersama pak Hersri sebagai pemilik perpustakaan bekerjasama dalam penyelamatan koleksi tersebut.Kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap dan terdiri dari inventarisasi dan klasifikasi koleksi(dilakukan tahun 2007), pemilihan koleksi rusak dan tak rusak, dan pelesatarian koleksi(dilakukan awal 2008).
Pelestarian yang dilakukan tidak bisa dilakukan secara sembarangan, hal ini dikarenakan informasi yang dikandungnya sangat penting, usia koleksi yang terhitung tua, dan budget dana yang tersedia. Disamping itu juga dilihat dari faktor-faktor perusaknya, antara lai :
1. Faktor Internal
Koleksi perpustakaan yang sudah lapuk karena dimakan usia(rata-rata usia buku di perpustakaan hersri 40 tahun lebih.
2. Faktor Eksternal
Faktor ini terdiri dari :
• Suhu dan kelembaban udara
Faktor ini sangat berkaitan dengan infrastruktur bangunan. Perpustakaan hersri yang berdinding bambu. Pada musim penghujan suhu udara rendah, kelembaban tinggi, dikarenakan air hujan masuk ke ruangan perpustakaan, menyebabkan tumbuhnya jamur pada kertas.
• Serangga dan binatang pengerat
Beberapa jenis serangga yang dapat merusak buku, seperti kecoa, rayap, kutu buku dan lain sebagainya. Tikus merupakan binatang pengerat yang suka merusak buku, terutama buku-buku yang tertumpuk, apalagi ditempat gelap.
• Perabotan dan peralatan
Jumlah rak yang kurang sesuai dengan kebutuhan mengakibatkan buku tertumpuk pada rak tersebut. Ukuran rak yang tidak sesuai dengan ukuran buku.


Kegiatan pelestarian yang dilkakukan antara lain :
1. Digitalisasi koleksi kaset
merupakan pemindahan informasi dari bentuk kaset ke hard disk tanpa merubah isinya. Peralatan yang digunakan yakni :
• Tape kaset
• Speaker
• Kabel
• Komputer
Dan program yang digunakan adalah Cool Edit Pro 2. Sistem kerjanya adalah kaset dibaca melalui tape yang disambungkan ke komputer, dan diolah menggunakan software cool edit sebelum disimpan di hard disk.
2. Pengawetan (konservasi) koleksi
kegiatan yang bertujuan untuk menghindari dari kehancuran koleksi. Dilihat dari jenis koleksinya kegiatan ini dibagi menjadi dua yakni :
a. Koleksi berbahan kertas
Koleksi ini terdiri dari buku, manuskrip dan artikel-artikel. Kerusakan pada koleksi ini terdapat noda jamur yang menempel, kertas sobek dimakan serangga/tikus. Karena terkendala dengan anggaran, maka pengawetan dilakukan dengan cara yang sederhana. Alat-alat yang digunakan adalah ;
• Hair Dryer
• Kain lap halus (pembersih kacamata)
• Steples
• Penggaris
• Cuter
• Lakban
Untuk menghilangkan noda jamur dan kelembaban dengan cara pengeringan menggunakan hair dryer dan panas matahari dan pengelapan dengan kain. Setelah itu menyatukan/menjilid artikel sejenis dengan menggunaka steples dan dilakban.
b. Koleksi Foto
Di perpustakaan hersri terdapat ribuan koleksi foto, dan sebagian besar merupakan foto-foto tua yang lengket. Untuk menghilangkan lengket tersebut, maka digunakan bedak. Alat-alat yang digunakan dalam kegiatan ini adalah :
• Bedak
• Kain lap halus (pembersih kacamata)
• Hair Drayer (untuk mengeringkan foto yang masih lembab)
Kegitan ini dilakukan dengan tahap-tahap :
memisahkan foto yang lengket -> mengeringkan foto yang lembab -> memberikan bedak agar tidak lengket -> mengelap sampai halus -> menyimpan kembali foto.
Foto yang suda tidak lengket disimpan di album.
3. Penempatan koleksi
koleksi yang sudah dibersihkan ditempatkan ke dalam kotak hampa udara, hal ini dimaksudkan untuk menjaga kelembaban udara. Selain itu melindungi koleksi dari serangan serangga dan tikus.

Pelestarian Koleksi Perpustakaan Hersri

Oleh : Bayu setya pambudi
Siapa yang menyangka bangunan di salah satu pojok desa brosot, kulonprogo merupakan sebuah perpustakaan. Walaupun jenisnya perpustakaan pribadi(perpustakaan yang dibiayai dan dikelola secara individu atau pemilik perpustakaan), namun koleksi-koleksi yang dimilikinya adalah buku-buku dan arsip-arsip penting yang merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia yang tak ternilai harganya. Tak kurang dari ratusan bahkan ribuan koleksi terdapat didalamnya yang terdiri dari buku-buku, manuiskrip, artikel-artikel, kaset rekaman wawancara dan lain sebagainya.
Masalahnya bangunan tersebut tidak relevan untuk sebuah perpustakaan, walaupun di disain se-artistik dan senyaman mungkin, tetapi sangat bertentangan dengan tujuan suatu perpustakaan(memlihara dan melestarikan informasi yang terkandung didalam koleksinya). Bangunan tersebut memiliki beberapa kelemahan untuk sebuah perpustakaan(walaupun hanya perpustakaan pribadi) antara lain : kelembaban udara yang bisa merusak koleksinya,kelembaban itu ada karena banyaknya celah untuk masuk air hujan; tidak adanya perawatan dan pengelolaan perpustakaan yan baik karena ditinggal pemiliknya.
Oleh karena itu Pustaka kampung kota(YPR) bersama pak Hersri sebagai pemilik perpustakaan bekerjasama dalam penyelamatan koleksi tersebut.Kegiatan tersebut dilakukan secara bertahap dan terdiri dari inventarisasi dan klasifikasi koleksi(dilakukan tahun 2007), pemilihan koleksi rusak dan tak rusak, dan pelesatarian koleksi(dilakukan awal 2008).
Pelestarian yang dilakukan tidak bisa dilakukan secara sembarangan, hal ini dikarenakan informasi yang dikandungnya sangat penting, usia koleksi yang terhitung tua, dan budget dana yang tersedia. Disamping itu juga dilihat dari faktor-faktor perusaknya, antara lai :
1. Faktor Internal
Koleksi perpustakaan yang sudah lapuk karena dimakan usia(rata-rata usia buku di perpustakaan hersri 40 tahun lebih.
2. Faktor Eksternal
Faktor ini terdiri dari :
• Suhu dan kelembaban udara
Faktor ini sangat berkaitan dengan infrastruktur bangunan. Perpustakaan hersri yang berdinding bambu. Pada musim penghujan suhu udara rendah, kelembaban tinggi, dikarenakan air hujan masuk ke ruangan perpustakaan, menyebabkan tumbuhnya jamur pada kertas.
• Serangga dan binatang pengerat
Beberapa jenis serangga yang dapat merusak buku, seperti kecoa, rayap, kutu buku dan lain sebagainya. Tikus merupakan binatang pengerat yang suka merusak buku, terutama buku-buku yang tertumpuk, apalagi ditempat gelap.
• Perabotan dan peralatan
Jumlah rak yang kurang sesuai dengan kebutuhan mengakibatkan buku tertumpuk pada rak tersebut. Ukuran rak yang tidak sesuai dengan ukuran buku.


Kegiatan pelestarian yang dilkakukan antara lain :
1. Digitalisasi koleksi kaset
merupakan pemindahan informasi dari bentuk kaset ke hard disk tanpa merubah isinya. Peralatan yang digunakan yakni :
• Tape kaset
• Speaker
• Kabel
• Komputer
Dan program yang digunakan adalah Cool Edit Pro 2. Sistem kerjanya adalah kaset dibaca melalui tape yang disambungkan ke komputer, dan diolah menggunakan software cool edit sebelum disimpan di hard disk.
2. Pengawetan (konservasi) koleksi
kegiatan yang bertujuan untuk menghindari dari kehancuran koleksi. Dilihat dari jenis koleksinya kegiatan ini dibagi menjadi dua yakni :
a. Koleksi berbahan kertas
Koleksi ini terdiri dari buku, manuskrip dan artikel-artikel. Kerusakan pada koleksi ini terdapat noda jamur yang menempel, kertas sobek dimakan serangga/tikus. Karena terkendala dengan anggaran, maka pengawetan dilakukan dengan cara yang sederhana. Alat-alat yang digunakan adalah ;
• Hair Dryer
• Kain lap halus (pembersih kacamata)
• Steples
• Penggaris
• Cuter
• Lakban
Untuk menghilangkan noda jamur dan kelembaban dengan cara pengeringan menggunakan hair dryer dan panas matahari dan pengelapan dengan kain. Setelah itu menyatukan/menjilid artikel sejenis dengan menggunaka steples dan dilakban.
b. Koleksi Foto
Di perpustakaan hersri terdapat ribuan koleksi foto, dan sebagian besar merupakan foto-foto tua yang lengket. Untuk menghilangkan lengket tersebut, maka digunakan bedak. Alat-alat yang digunakan dalam kegiatan ini adalah :
• Bedak
• Kain lap halus (pembersih kacamata)
• Hair Drayer (untuk mengeringkan foto yang masih lembab)
Kegitan ini dilakukan dengan tahap-tahap :
memisahkan foto yang lengket -> mengeringkan foto yang lembab -> memberikan bedak agar tidak lengket -> mengelap sampai halus -> menyimpan kembali foto.
Foto yang suda tidak lengket disimpan di album.
3. Penempatan koleksi
koleksi yang sudah dibersihkan ditempatkan ke dalam kotak hampa udara, hal ini dimaksudkan untuk menjaga kelembaban udara. Selain itu melindungi koleksi dari serangan serangga dan tikus.

Pentingnya Pemahaman Preservasi bagi Pustakawan

Bayu Setya Pambudi
Perpustakaan sebagai salah satu pusat informasi, bertugas mengumpulkan, mengolah dan menyajikan bahan pustaka untuk dapat dimanfaatkan oleh pengguna secara efektif dan efisien. Agar bahan pustaka yang dimiliki perpustakaan dapat diguinakan dalam jangka waktu yang relative lama, perlu suatu penanganan agar bahan pustaka terhindar dari kerusakan, atau setidaknya diperlambat proses kerusakannya, dan mempertahankan kandungan informasi itu yang sering kita sebut sebagai preservasi bahan pustaka.
Pelestarian mencakup unsure-unsur keuangan dan pengelolaan, termasuk cara penyimpanan dan alat bantunya, taraf tenaga kerja yang diperlukan, kebijaksanaan, tehnik dan metode yang diterapkan untuk melestarikan bahan-bahan pustaka sera informasi yanfg dikandungnya. Dengan demikian tujuan pelestarian bahan pustaka adalah melestarikan kandungan informasi yang direkam dalam bentuk fisiknya, atau dialuhkan pada media lain, agar dapat dimanfaatkan oleh penggua lain.
Pendapat tersebut mengandung pengertian bahwa preservasi bahan pustaka ini menyangkut usaha yang bersifat preventif, kurativ dan juga mempersalahkan faktor-faktor yang mempengaruhipelestarian bahan pustaka tersebut.
Unsur pengelolaan dan keuangan meliputi kegiatan bagaimana mengelola bahan pustaka agar dapat dimanfaatkan oleh pengguna dengan baik tanpa mengabaikan kelestarian bahan pustaka tersebut. Sedangkan dalam hal keuangan, seberapa besar anggaran yang dibutuhkan dalam kegiatan pelestarian bahan pustaka, sehingga dengan jelas dalam mengalokasi biaya untuk kegiatan tersebut. Kebutuhan dalam pelestarian harus direncanakan dengan matang, sehingga dana yang terserap dapat dipertanggungjawabkan.
Unsur cara penyimpanan meliputi kegiatan bagaimana memperlakukan bahan-bahan pustaka dalam pengaturan ditempat penyimpanan. Hal ini penting dsan perlu diperhatikan agar bahan pustaka yang dimiliki agar tidak cepat rusak, sebab sering kita jumpai jilidan buku rusak sebelum buku itu digunakan. Dimana bahan pustaka disimpan dn dipertonmbangkan, oleh siapa yang menyimpan, alat-alat bantu apa yang diperlukan untuk penyimpanan dan untuk kegiatan pelestarian padaumumnya. Alat-alat tersebut misalnya alat-alat untuk keperluan penjilidan, alat angkut beruipa kerewta dorong dan lain-lain.
Taraf tenaga kerja yang diperlukan dalam kegiatan pelestarian bahan pustaka ini menyangkut kuantitas dan kualitas, maksudnya berapa banyak teaga yang dibutuhkan dan dengaan kualifikasi bidang apa serta tingkat kemampuannya. Karena kegiatan preservasi bahan pustakaini bersifat preventiv disamping juga kuratif, diperlukan kesadaran dan pemahaman dari berbagai pihal, baik pustakawan, tenaga administrasi, dan pengguna.
Setiap perpustakaan perlu menegaskan sejauyh mana ia akan memperoleh bahan pustaka dan memelihara bahan-bahan yanag ditambahkan ke koleksinya. Kebijaksanaan ini akan berkaitan dengan keuangan. Kebijaksanaan dalam tahap awal dilakukan dalam seleksi bahan pustaka, yaitu memutuskan apakah akan menambah bahan koleksi atau tidak. Kemudian menentukan waktu yang diperlukan untuk menyimpan. Menyimpan bahan-bahan pustaka dalam waktu yang relatif lama memerlukan biaya besar, tempat penyimpanan dan pada akhirnyabiaya pengawetan dan perbaikan. Perpustakaan tidak selamany harus melestarikan kandungan informasinya kedalam bentuk fisik yang lain, misalnya dalam bentuk mikro(mikrofice/mikrofilm) atau CD-ROM.
Selain itu semua pustakawan harus mengetahui faktor-faktor penyebab kerusakan bahan pustaka. Adapun faktor penyebab tersebut antara lain :
• Faktor Internal
Yaitu kerusakan bahan pustaka yang disebabkan oleh faktor buku itu sendiri, yatu bahan kertas, tinta cetak perekat dan lain-lain. Kertas tersusun dari senyawa-senyawa kimia, yang lambat laun akan terurai. Penguraian tersebut dapat disebabkan oleh tinggi rendahnya suhu dan kuat lemahnya cahaya. Kandungan asam pada kertas akan mempercepat karapuhannya.
• Faktor Eksternal
Yaitu kerusakan bahan pustaka yang disebabkan oleh faktor luar dari buku, yang dapat dibagi faktor manusia danm faktor bukan manusia.
1. Faktor manusia
Yaitu kerusakan bahan pustaka yang disebabkan pemanfaatan dan perlakuan terhadap bahan pustaka yang kurang tepat. Meliputi pustakawan sebagai orang yang memberikan layanan, dan pengguna. Larangan membawa makanan, minuman ke dalam ruang perpustakaan bukan merupakan hal yang tanpa alasan, sebab ceceran sisa makanan atau kandungan minyak, jika menempel pada buku akan mengunmdang serangga atau tikus. Pengguna perpustakaan kadang melipat halaman bagian yang dianggap penting, akan menyebabkan cepat rusaknya buku tersebut.
2. Faktor bukan manusia antara lain :
o Suhu dan kelebaban udara
Suhu dan kelembaban udara ini sangat erat hubungannya, karena jika kelembaban udara berubah, maka suhu juga akan berubah. Dimusim penghujan suhu udara rendah, kelembaban tinggi, memungkinkan timbulnya jamur pada kertas, atau kertas menjadi bergelombang karena naik turunnya suhu udara.
o Serangga dan binatang pengerat
Beberapa jenis serngga yang dapat merusak bahan pustaka, seperti kecoa, rayap, kutu buku dan lain-lain. Tikus merupakan binatang pengerta yang suka merusak buku, terutama buku-buku yang tertumpuk apalagi ditempat gelap.
o Kuat lemahnya cahaya
Sumber cahaya yang digunakan untuk penerangan ruang perpustakaan ada dua, yaitu cahaya matahari dan cahaya lampu listrik. Kita tahu bahwa cahaya matahari dan cahaya lampu listrik mengandung sinar ultra violet. Sinar inilah yang dapat merusakkan buku/kertas.Perhatikanlah kertas yang langsung terkena sinar matahari, warnanya kana cepat berubah dan akan menjadi suram.
o Perabot dan peralatan
Perabopt yang langsung berhubungan dengan buku/bahan pustaka adalah rak. Jumlah rak jika tidak sesuai dengan kebutuhan akan mengakibatka buku akan bertumpuk pada rak tersebut. Ukuran rak yang tidak sesuai dengan ukuran buku, dan penempatan yang terlalu rapat, dapat menyebabkan bahan cepat rusak. Peralatan yang digunakan untuk pemindahan buku dri ruang ke ruang lain juga berpengaruh pada kerusakan bahan pustaka.
Bertolak dari makna preservasi yang telah diulas dimuka, maka pustakawan perlu memahaminya. Hal ini penting karena :
o Pustakawan dengan memahami tentang pelestarian bahan pustaka, mampu mengelola kegiatan tersebut, sehingga bahan-bahan pustaka sebagai koleksi perpustakaan dapat dimanfaatkan oleh pengguna dalam waktu yang relatif lama.

o Pustakawan mampu mengelola kegiatan dalam pelestarian bahan pustaka. Pustakawan dapat merencanakan kegiatan, menetukan prioritas, dan menentukan biaya yang diperlukan untuk melaksanakan rencana kerja tersebut.

o Dengan memahami pengetahuan pelkestarian bahan pustaka, pustakawan dapat melakukan penyimpanan bahan pustaka sebagaimana mestinya. Memahami bahwa buku itu terdiri dari bahan organik yang bersifat tidak tahan lama. Proses kerusakan itu dapat dihambat dengan memperhatikan kebersihan, suhu dan kelembaban udara, pencahayaan dan sebagainya.

o Seorang pustakawan dapat menentukan alat bantu yang tepat untuk keperluan kegiatan pelestarian bahan pustaka.

Dengan memahami tentang preservasi, pustakawan dapat menentukan jumlah tenaga yang dibutuhkan dan kualifikasinya. Hal ini berkaitan denga volume pekerjaan dan anggaran.

Daftar pustaka
Oetomo, Santoso. Kerusakan bahan pustaka dan arsip karena faktor lingkungan dan cara penaggulangannya.
Soeprapto. Bahan mata kuliah Pemeliharaan Koleksi D3Perpustakaan UGM

Rabu, 16 Januari 2008

Lomba Karya Tulis Ilmiah

Dalam Rangka Memperingati Hari Farmasi Nasional Tanggal 13 Februari 2008, maka akan diadakan LOMBA KARYA TULIS ILMIAH dengan judul "Sumbangsih Apoteker Terhadap Pembangunan Kesehatan Di Kotamadya Medan". Adapun Syarat Peserta Karya tulis Ilmiah ini : Pendidikan Minimal Sarjana Farmasi

Kaedah Penulisannya :
1. Tulisan New Roman 12 dan 2 spasi
2. Kertas A4, min 20 Halaman
3. Tulisan Original
4. Membayar uang pendaftaran sebesar Rp.100.000,-/Peserta

Paling lambat Karya Tulis ini sudah diterima tanggal 31 Januari 2008
dan Diumumkan tanggal 17 Februari 2008

Tempat Pendaftaran dan informasi lengkap :

- Instalasi Farmasi RSUP H. Adam Malik Medan
( Dra. Nurminda Silalahi )
- Fakultas Farmasi USU Medan
( Dra. Sri Sumaryani, Apt )